Terik. Panas menyengat. Mentari murka. Peluh bercucuran menemaniku tuk menapaki panasnya jalanan. Di sini, ku hanya bisa memandang laluan pemilik deru knalpot yang tak berperasaan.
Hmm,, beginikah jalanan, yang dengan angkuhnya mengalirkan ion-ion tubuh para insani ??
Rabu, 16 Mei 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar